comments 2

Korban Tewas Artileri Korut Jadi 4 Orang

Incheon – Jumlah korban tewas akibat serangan artileri Korea Utara bertambah menjadi 4 orang. Polisi Korea Selatan menemukan 2 warga sipil tewas akibat bombardir Korut di Pulau Yeonpyeong, Korsel.

Seperti dilansir Reuters, Rabu (24/12/2010), polisi Korea Selatan menyisir area pulau yang porak poranda akibat bombardir Korut. Banyak rumah yang hangus terbakar akibat dihujani artileri.

“Dua orang berusia sekitar 60 tahun ditemukan tewas, diduga kuat akibat serangan artileri kemarin,” kata juru bicara Kepolisian Incheon.

Sebelumnya, 2 orang tentara marinir Korsel tewas akibat serangan artileri. Di Pulau Yeonpyeong memang ada pangkalan militer.

Sementara 17 tentara lainnya luka-luka. 3 Warga sipil juga ikut terluka akibat serangan itu. Warga pulau lainnya dievakuasi ke dalam bungker atau keluar dari pulau dengan perahu.

Menyusul serangan Korut ini, AS langsung pasang badan terhadap sekutunya. Presiden AS Barack Obama mengatakan bahwa AS akan melindungi Korsel.

“AS tetap tegas dan berkomitmen penuh untuk membela sekutunya, Korea Selatan,” kata Obama.

Militer AS lantas mengirimkan kapal induk USS George Washington yang bertenaga nuklir ke semenanjung Korea. Kapal induk ini membawa 75 unit pesawat tempur dan 6.000 orang tentara.

USS George Washington selama ini lego jangkar di pangkalan Angkatan Laut AS di Yokosuka, sebelah selatan Tokyo, Jepang. Kapal induk ini sudah bergerak menuju Korea pada Rabu pagi.

Pemerintah Korsel pun sudah menetapkan tanggal latihan perang gabungan dengan AS pada Minggu 28 November 2010 mendatang. Sedangkan AS selama ini pun sudah menempatkan 28.000 tentara di Korea Selatan.

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *