comment 1

Korut tuduh Selatan pakai perisai manusia

Para veteran Korea Selatan menggelar demonstrasi menentang Pyongyang

Korea Utara menuduh Seoul menggunakan perisai manusia di pulau yang diserang oleh Korea Utara minggu lalu dan menewaskan dua warga biasa Korea Selatan.

Media pemerintah Utara mengatakan Korea Selatan menggunakan kematian itu untuk tujuan propaganda.

Dua anggota Angkatan Laut juga tewas dalam penembakan yang terjadi di Pulau Yeonpyeong, Korea Selatan.

Upacara pemakaman mereka berlangsung Sabtu siang ditengah kemarahan yang semakin besar di Korea Selatan.

Korea Utara juga mengeluarkan peringatan baru soal latihan militer bersama antara Amerika Serikat dan Korea Selatan yang menurut rencana akan dimulai Minggu (29/11).

Latihan bersama selama empat hari itu melibatkan kapal induk USS George Washington dan gugus tempurnya.

Kantor berita pemerintah Korea Utara KNCA mengatakan: “Jika Amerika Serikat membawa kapal induknya ke Laut Korea Barat [Laut Kuning], tidak seorang pun yang bisa meramakan konsekuensi dari tindakan itu.”

PERINGATAN TELEPON

Wartawan BBC di Seoul Chris Hogg mengatakan bahwa peringatan terbaru dari ancaman dari Korea Utara yang datang hanya beberapa jam sebelum latihan militer bersama dijadwalkan berlangsung, memang menimbulkan kemarahan lebih jauh di Korea Selatan.

Dua anggota Angkatan Laut Korea Selatan tewas ketika Korea Utara melepaskan puluhan tembakan artileri di Pulau Yeonpyeong.

Hari Sabtu di Seoul, sekitar seribu veteran militer Korea Selatan menggelar protes atas kematian itu, membakar bendera Korea Utara dan potret para pemimpin Pyongyang.

Para pengunjuk rasa meneriakkan slogan-slogan yang menuntut agar pemerintahnya balas dendam dan mengecam kekejaman Korea Utara.

KCNA mengatakan Seoul menggunakan korban sipil untuk kepentingan propaganda, dalam kata-katanya Pyongyang menyebut Seoul “menciptakan kesan bahwa warga sipil yang tak berdaya menjadi korban penembakan tanpa pandang bulu dari Utara”.

Pyongyang mengatakan negaranya terprovokasi oleh latihan militer Korea Selatan yang digelar dekat dengan pulau Yeonpyeong.

Korea Utara mengatakan pihaknya sudah mengirimkan “pemberitahuan lewat telepon” pada pagi hari sebelum penembakan “untuk mencegah bentrokan pada saat-saat terakhir” tetapi Korea Selatan melanjutkan provokasinya”.

Koera Selatan mengatakan dua pria yang berusia sekitar 60an, bekerja di pulau tersebut, tewas karena tembakan.

PRIORITAS UTAMA

Amerika Serikat mengatakan latihan bersama yang menurut rencana akan digelar hari Minggu besok adalah untuk kepentingan pertahanan, tetapi dirancang untuk membuat Korea Utara jera melakukan serangan-serangan di masa mendatang.

Utara menyebut latihan militer itu sebagai satu “provokasi yang tidak bisa dimaafkan”. Media pemerintah menjanjikan “lautan api” jika wilayah Korea Utara dilanggar.

Cina mengatakan latihan itu akan meningkatkan ketegangan dan memperingatkan agar zona ekonomi eksklusifnya yaitu sekitar 320km dari garis pantainya, tidak dilanggar.

Peta semenanjung Korea Amerika menyerukan Cina agar menambah tekanan terhadap Pyongyang untuk mencegah insiden lebih jauh.

Cina mengatakan “prioritas utama” adalah menjaga agar situasi tetapi terkendali. Beijing sudah memulai serangkaian pembicaraan untuk mengurangi ketegangan.

Hari Jumat, Menteri Luar Negeri Cina Yang Jiechi bertemu secara langsung dengan dutabesar Korea Utara dan berbicara lewat telepon dengan menteri luar negeri Amerika dan Korea Selatan, seperti dilaporkan kantor berita pemerintah Cina, Xinhua.

Namun Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Amerika, Laksamana Mike Mullen mengatakan dia tidak paham “kenapa Cina tidak menekan Pyongyang lebih jauh”.

Dalam wawancara dengan CNN yang akan disiarkan hari Minggu namun dari naskah yang sudah disebarkan, Laksamana Mullen mengatakan Beijing tampaknya salah menganggap bisa mengoendalikan pemimpin Korea Utara, Kim Jong-Il.

“Saya tidak yakin dia bisa dikontrol,” kata Laksamana Mullen.

Korea Utara menambah jumlah pasukannya di Yeonpyeong dan mengatakan akan mengubah aturan untuk memungkinkan tanggapan yang lebih keras ditempuh jika insiden-insiden seperti serangan hari Selasa lalu (23/11) terjadi lagi.

Ketegangan minggu ini terjadi sementara Korea Utara sedang melakukan peralihan kekuasaan dari Kim Jong-Il kepada putra bungsunya Kim Jong-un.

1 Comment so far

  1. Does anyone else believe this is good? I have been searching all over the web for articles that can give me ideas for content for my sites. This is a fantastic example of why this site is so simple to find. It is flawless creative content. Where is your RSS feed, I must follow your site!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *