comment 0

Takbir Berkumandang Meriah di Stadion Maguwoharjo

Yogyakarta – Sebagian pengungsi korban Gunung Merapi di Stadion Maguwoharjo merayakan Idul Adha pada Selasa 16 November besok. Takbir pun berkumandang dengan meriah di stadion itu.

Pantauan detikcom di Stadion Maguwoharjo Yogyakarta, Senin (15/11/2010), takbir sudah berkumandang usai Maghrib sejak pukul 18.30 – 19.00 WIB.

Mereka mengitari sekitar stadiun Maguwoharjo sambil menyerukan takbirdan membawa bendera kecil berlambang Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Sekitar 100 anak pengungsi mengikuti pawai takbir keliling itu.

Beberapa menit setelah itu, datang dua truk berisi masing-masing 10 sapi. Menurut Hendy selaku panitia penyedia hewan qurban dari Dompet Dhuafa, kedua truk tersebut hanyalah permulaan dari ratusan hewan qurban lainnya yang akan segera ditempatkan di Stadiun Maguwoharjo.

“Ini baru dua truk Mbak, lainnya menyusul paling cepat malam ini kalau nggak besok pagi,” tukas Hendy kepada detikcom di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta.

Sementara itu di bagian parkir timur Stadiun Maguwoharjo, beberapa pengungsi baik anak-anak maupun para orangtua telah berjejer rapi sesuai jenis kelamin. Mereka mengikuti acara salawatan yang diadakan oleh HTI.

Menurut pantauan detikcom sendiri, baru sekitar 100 orang yang tampak memadati lahan parkir Timur stadion padahal ada sekitar 30.300 pengungsi yang menempati stadiun ini. Beberapa pengungsi lainnya lebih memilih untuk istirahat di tempat-tempat yang bisa dibilang cukup berdesakan.

“Rencana salawatan ini rencananya akan dibuka oleh Bupati Sleman Sri Purnomo dan akan berlangsung hingga pukul 22.00 WIB.” tukas Mei selaku panitia acara salawatan.

Untuk menarik perhatian para pengungsi, para panitia juga menyalakan kembang api berwarna-warni. Terbukti cukup efektif karena beberapa anak dan orangtua yang semula berada cukup jauh dari panggung berukuran 5×5 meter itu kemudian mendekat.

Di Stadiun Maguwoharjo sendiri perayaan hari raya Idul Adha digelar dua kali, hari Selasa 16 November dan Rabu 17 November. Pengungsi di Maguwoharjo terdiri dari berbagai pemeluk agama yang berbeda-beda. Untuk pemeluk muslim di sana juga memiliki keyakinan yang bervariasi terkait jatuhnya hari raya kurban.

Seperti diketahui, pemerintah telah menetapkan hari raya Idul Adha jatuh pada 17 November. Hal itu berbeda dengan PP Muhammadiyah yang menetapkan 16 November.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *